SEJARAH SINGKAT BAHASA INDONESIA
PERIODE SEBELUM SUMPAH PEMUDA
- Bahasa Belanda: jalan untuk mendapatkan kepandaian dan derajat yang sama dengan bangsa Belanda.
- Orang sangat berhasrat mempelajari bahasa Belanda
- Dr. G. J. Nieuwenhuis menganjurkan penyebaran bahasa Belanda dalam rangka memasukkan pengaruh kebudayaan Belanda ke Indonesia
- Ditentang oleh sebagian bangsa Belanda karena mereka yakin kepandaian akan mendorong bangsa ini untuk menuntut persamaan hak dan kedudukan.
- didirikanlah lnlandsch Onderwijs Comisie untuk mewadahi bahasa Belanda bagi bangsa lndonesia.
- Di lain pihak kaum pergerakan bercita-cita menyusun tenaga rakyat untuk membentuk organisasi yang kuat
- Mereka mencurahkan perhatian kepada bahasa Melayu yang telah berabad-abad menjadi bahasa perhubungan dan pergaulan (lingua franca) di seluruh Asia Selatan.
- Mereka menyadari bahwa salah satu alat pemersatu adalah bahasa.
- mereka tidak ragu-ragu lagi memilih bahasa Melayu.
- Lahir Sumpah Pemuda (bahasa Melayu berubah nama menjadi bahasa Indonesia) dan berkedudukan sebagai bahasa nasional atau persatuan
FAKTOR PENDORONG DIANGKATNYA BAHASA MELAYU MENJADI BAHASA INDONESIA
• Bahasa Melayu sebagai lingua franca dan bahasa perhubungan dalam perdagangan di seluruh Nusantara.
• Bahasa Melayu mempunyai sistem yang relatif sederhana .
• Faktor psikologis, kesediaan menjadikannya sebagai alat pemersatu bangsa.
• Faktor kesanggupan bahasa itu sendiri, bahasa Melayu tidak mengenal tingkatan bahasa seperti bahasa Sunda dan Jawa sehingga bahasa Melayu lebih mudah dipelajari
PERIODE SESUDAH SUMPAH PEMUDA—1945
• Tahun 1933 berdiri angkatan sastrawan (Pujangga Baru), yang dipelopori oleh tiga A, yaitu Sutan Takdir Alisyahbana, Amir Hamzah, dan Armijn Pane.
• Bahasa lndonesia mulai tumbuh Melayu modern, yakni bahasa lndonesia.
• Semangat Pujangga Baru memicu penyelenggaraan Kongres Bahasa lndonesia I di Solo tahun 1938 yang antara lain menetapkan bahasa Melayu Riau sebagai dasar bahasa lndonesia.
• Tahun 1942—1945 masa pendudukkan Jepang di lndonesia merupakan masa penting karena bahasa lndonesia menjadi bahasa utama.
• Tahun 1942 muncullah satrawan "Angkatan 45" yang membawa corak baru perkembangan bahasa lndonesia yaitu bahasa yang penuh dinamika dalam penataan kata-kata dan kalimat, serta kaya dengan ungkapan-ungkapan dan perbandingan-perbandingan baru yang tidak berbau bahasa klise lagi seperti dalam bahasa Balai Pustaka atau bahasa Pujangga Baru.
PERIODE PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI 1945—SEKARANG
• Bahasa lndonesia menjadi bahasa resmi atau bahasa negara di Republik lndonesia.
• bahasa lndonesia menemui kesulitan antara lain:
ü Kurangnya kata dan istilah yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.
ü Masuknya pengaruh bahasa daerah, bahasa asing yang menyebabkan kekacauan bahasa sebelum lahirnya "Pedoman Umum Pembentukan Istilah" pada tahun 1975.
ü Kurangnya penelitian bahasa Melayu sebagai dasar bahasa lndonesia oleh para ahli.
ü Kurangnya buku ilmu pengetahuan dan teknologi modern yang ditulis dalam bahasa lndonesia
ü Walaupun mengalami kesulitan, bahasa lndonesia tumbuh dan berkembang terus.
ü Tahun 1950, setelah kemerdekaan lndonesia diakui Belanda dan dunia internasional, bahasa lndonesia memasuki era baru yaitu menjadi bahasa iptek.
ü Untuk pembinaan selanjutnya, diselenggarakan Kongres bahasa lndonesia Kedua di Medan tahun 1954.
ü Untuk upaya penyeragaman dalam hal tulisan, diresmikan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan pada tahun 1972.
ü Pada tahun 1978 di Jakarta diadakan Kongres Bahasa lndonesia III dengan maksud melakukan usaha pembinaan, penyempurnaan serta penyeragaman bahasa lndonesia. ahli bahasa terus melakukan pembinaan melalul media massa: TVRI, radio, surat kabar, dan majalah-majalah dengan semboyan "Pergunakanalah Bahasa lndonesia yang Baik dan Benar".
ü Kongres Bahasa Indonesia IV tahun 1983 di Jakarta
ü Kongres Bahasa Indonesia V tahun 1988 di Jakarta
ü Kongres Bahasa Indonesia VI tahun 1993 di Jakarta
ü Kongres Bahasa Indonesia VII tahun 1998 di Jakarta
ü Kongres Bahasa Indonesia VIII tahun 2003 di Jakarta
ü Kongres Bahasa Indonesia IX tahun 2008 di Jakarta
KEDUDUKAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA
• Sebagai bahasa nasional sejak Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.
• Fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional:
ü lambang kebanggaan nasional;
ü lambang identitas nasional;
ü alat yang memungkinkan penyatuan berbagai suku yang memiliki bahasa daerah dan budayanya masing-masing ke dalam kesatuan kebangsaan lndonesia; dan
ü sebagai alat perhubungan antardaerah dan antarbudaya.
• Kedudukan dan fungsi bahasa lndonesia sebagai bahasa negara:
ü bahasa resmi kenegaraan;
ü bahasa pengantar dalam dunia pendidikan;
ü alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional serta kepentingan pemerintahan; dan
ü alat pengembangan kebudayaan ilmu pengetahuan, dan teknologi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar