Kata Pengantar
Hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang saya sampaikan rasa syukur yang saya wujudkan dalam bentuk penyelesaian makalah tugas retorika menyangkut judul “Manajemen Waktu Untuk mahasiswa”. Serta Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada rasul yang diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam, nabi Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabat, dan pengikutnya hingga akhir zaman.
Makalah ini berisikan definisi awal dari manajemen dan waktu itu tersendiri dan terdapat banyak tips untuk memanaje waktu dengan efrktif dan efesien. Setelah membaca makalah ini, minimal pembaca dapat memperoleh gambaran tentang baiknya memanfaatkan waktu sejak sekarang, dan meruginya orang – orang yang yang telah mensia- siakan waktu.
Masih banyak sekali kekurangan dalam makalah ini, kritik, dan saran dari pembaca sangat diterima, semoga dapat menjadi bacaan yang bermanfaat bagi pembacanya, saya selaku penyusun mohon maaf apabila ada kesalahan dalam tulisan ini
Indralaya, Oktober 2010
Meyrizka Dwinanda
Daftar Isi
BAB I Pendahuluan……………………………………… 1
1.1 Latar Belakang …………………………………………………………….. 1
1.2 Permasalahan ……………………………………………………………… 1
1.3 Tujuan ……………………………………………………………………... 1
BAB II Landasan Teori ………………………………… 2
2.1 Landasan Teori …………………………………………………………… 2
BAB III Pembahasan ……………………….................... 3
3.1 Pengertian Manajemen waktu …………………………………………….. 3
3.2 Tujuan Manajemen waktu ……...…………………………………………. 3
3.3 Langkah untuk Meningkatkan Manajemen Waktu …………………........... 4
3.4 Tips Manajemen waktu ……………………………………………………. 6
BAB IV Kesimpulan dan Saran ………………………… 8
4.1 Kesimpulan ………………………………………………………………… 8
4.2 Saran ……………………………………………………………………….. 8
BAB I
Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Banyak mahasiswa, terutama mahasiswa baru, merasa bahwa kebiasaan belajar yang dilakukannya sudah memadai. Manajemen waktu yang dilakukan sudah efisien. Terbukti di SMA dulu mereka adalah murid terpandai atau setidaknya tidak pernah merasa kesulitan mendapatkan nilai yang baik. Kemudian seiring dengan berjalannya waktu, beberapa diantara mahasiswa ini menyadari bahwa nilai yang diperoleh tidaklah secermelang seperti ketika di SMA. Nilai A atau B sepertinya sulit dijangkau. Mengapa? Apa sebenarnya yang terjadi? Salah satu jawabannya mungkin karena ketrampilan belajar, termasuk manajemen waktunya, kurang efektif. Kuliah di perguruan tinggi memang berbeda dengan belajar di SMA, karena itu manajemen waktu yang ada mestinya turut disesuaikan
1.2 Permasalahan
1. Bagaimana memanajemen waktu dengan baik untuk kalangan mahasiswa ?
2. Faktor apa saja yang mempengaruhi mahasiswa dalam proses belajar mengajar?
3. Faktor apa saja yang membuat mahasiswa membuang – buang waktu begitu saja?
Tujuan
2. Menjelaskan apa yang di maksud manajemen waktu.
3. Bagaimana memanajemen waktu dengan baik di kalangan mahasiswa.
4. Menjelaskan hal – hal yang harus dilakukan mahasiswa dalam memanajemen waktu.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Landasan Teori
.
Efektif dan efisiennya kedisiplinan yang dilaksanakan oleh mahasiswa tergantung kepada manajemen waktu, mahasiswa dapat melakukan kedisiplinan dengan pengaturan yang baik dengan cara, jangan menunggu/menunda dan lakukan sekarang untuk selanjutnya, berkonsentrasilah dalam melakukan suatu pekerjaan, jangan buru-buru atau tergesah-gesah, waktu akan terus berputar dan lakukan dengan santai, responlah dengan cepat apa yang harus dilakukan sekarang, cepat kerjakan dan jangan menunggu lama. Dari semua ini diperlukan ketekunan. Dalam menjalankannya.
Banyak mahasiswa, terutama mahasiswa baru, merasa bahwa kebiasaan belajar yang dilakukan sudah memadai manajemen waktu yang dilakukan sudah efisien. Terbukti di SMA dulu mereka adalah murid terpandai atau setidaknya tidak pernah merasa kesulitan mendapat nilai yang baik. Kemudian sering dengan berjalannya waktu, beberapa diantara mahasiswa-mahasiswa ini menyadari bahwa nilai yang diperoleh tidaklah cemerlang seperti ketika di SMA. Nilai A dan B sepertinya sulit dijangkau. Mengapa ? apa yang sebenarnya terjadi ? salah satu jawabannya karena keterampilan belajar, termasuk manajemen waktunya, kurang efektif, kuliah diperguruan tinggi memang berbeda
BAB III
Pembahasan
Pengertian Menejemen waktu
Manajemen berasal dari kata menage yang berarti mengelola. Sedangkan waktu merupakan salah satu dimensi utama kehidupan makhluk hidup termasuk manusia.
Menejemen waktu merupakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan terhadap produktivitas waktu. Dan cara kita dalam membentuk suatu aturan-aturan yang sudah ditentukan dan dalam hal ini dibutuhkan ketaatan dan kepatuhan dalam melaksanakannya.
Tujuan Menejemen waktu
Tujuan penelitian ini adalah supaya mahasiswa dapat mengenali diri sendiri dengan lebih baik dan dapat menentukan bagaimana caranya menggunakan waktu dengan lebih efektif. Patut pula bahwa inti dari menejeman waktu adalah konsentrasi pada hasil dan bukan sekedar menyibukkan diri. Diharapkan penelitian ini bermanfaat terutama pada mahasiswa dalam mengelolah waktu dengan baik dan efektif. Baik dalam belajar, menyelesaikan pekerjaan kampus dan luar kampus. Dalam hal ini tidak terlepas dalam kebiasaan, karna biasa akan membuat kita lebih mengontrol diri akan pentingnya kedisiplinan dalam manajemen waktu.
3.3 Langkah untuk Meningkatkan Manajemen Waktu
1. Membuat Jadwal Semester
a. Catat tugas mata kuliah yang telah diketahui: paper, proyek penelitian, kuis, dan sejenisnya. Mencatat tugas pada setiap awal semester membuat anda mengetahui kapan anda membutuhkan waktu lebih banyak untuk kegiatan akademik dan kapan anda punya waktu lebih longgar untuk aktivitas lainnya
b. Catat aktivitas ko-kurikuler termasuk hari kerja (jika bekerja), pertemuan atau rapat organisasi, aktivitas sosial, jadwal keluar kota (pulang kampung di akhir pekan atau liburan), dan sejenisnya. Mencatat aktivitas ko-kurikuler memungkinkan anda mendapat gambaran yang lebih akurat tentang seberapa penuh atau seberapa luang jadwal anda selama satu semester. Aktivitas non akademik ini penting untuk menciptakan keseimbangan pada jadwal anda
Penting untuk diingat bahwa setelah anda mempunyai jadwal kegiatan semesteran ini, anda perlu memperbaharui jadwal semester ini secara berkala. Perubahan tenggat waktu pengumpulan tugas, misalnya, atau tugas matakuliah yang baru dan aktivitas lain yang perlu direncanakan, menyebabkan jadwal harus dikoreksi dan diperbaharui. Mempunyai jadwal semester yang akurat penting untuk tahap berikutnya dari proses ini, yaitu merencanakan beban kerja mingguan.
2. Menilai dan Merencanakan Jadwal Mingguan
a. Buat daftar apa yang harus dikerjakan dalam minggu depan, termasuk tugas kuliah, praktikum, kuis. Buatlah daftar ini inklusif, karena segala sesuatu membutuhkan waktu, apakah itu membaca satu bab, mengerjakan soal latihan, atau menulis outline untuk makalah penelitian
b. Masukkan dalam daftar apa yang harus dikerjakan minggu itu: aktivitas ko-kurikuler, jam kerja, olah raga, makan, dan kumpul dengan teman. Aktivitas sehari-hari dan aktivitas ko-kurikuler penting dan menciptakan keseimbangan hidup, walaupun itu berarti mengambil waktu belajar. Mempersiapkan makan dan mandi, misalnya, atau menghadiri rapat organisasi bisa menghabiskan waktu sebanyak waktu untuk membaca satu bab buku ajar
c. Estimasikan berapa lama setiap tugas dapat diselesaikan. Setiap aktivitas membutuhkan waktu yang berbeda, sehingga penting sekali untuk mengestimasikan berapa lama setiap tugas dapat diselesaikan dan menyediakan waktu untuk tugas tersebut. Bila anda tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas, lebih baik mengestimasikan waktu secara konservatif. Jika anda dapat menyelesaikan waktu 30 menit lebih cepat dari yang anda perhitungkan, anda dapat menggunakan waktu sisanya untuk mengerjakan apapun yang anda suka, tetapi jika anda tidak dapat menyelesaikan dalam waktu yang telah direncanakan maka anda harus mengambil waktu dari kegiatan lain untuk menyelesaikan tugas yang membutuhkan waktu lebih lama dari yang direncanakan.
d. Identifikasi pada hari apa setiap tugas akan diselesaikan, selalu ingat waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap tugas itu dan hal-hal lain yang juga harus dikerjakan pada hari itu. Dengan melihat jadwal minggu itu dan menyadari apa saja yang harus dikerjakan setiap harinya, tenggat tidak akan terlewati. Anda dapat membuat penyesuaian pada minggu tersebut, misalnya, jika anda melihat ada tugas yang membutuhkan waktu 6 jam untuk menyelesaikannya padahal hanya ada waktu tiga jam sebelum tenggat.
Membuat jadwal minggu berikutnya setiap jumat petang atau jumat malam adalah suatu kebiasaan yang baik. Karena jika minggu berikutnya jadwal sangat padat, maka akan sangat membantu jika menyelesaikan sebagian tugas pada akhir pekan itu agar tekanan pada minggu yang akan datang berkurang.
3. Jadwal Setiap Hari
a. Tulis jadwal harian pada setiap pagi. Termasuk tugas-tugas yang belum selesai dari hari sebelumnya. Pembuatan jadwal harian ini hanya membutuhkan beberapa menit saja karena anda sudah mempunyai jadwal mingguan sebagai pedoman. Gunakan kartu indeks atau buku kecil atau notes untuk mencatat jadwal harian ini agar anda dapat membawanya kemana-mana dan memeriksanya setiap saat untuk menandai tugas mana saja yang sudah diselesaikan.
b. Berikan skala prioritas untuk setiap tugas harian yang telah ditulis. Beberapa aktivitas harus dikerjakan hari itu dan sebagian lagi mungkin merupakan opsional untuk diselesaikan hari itu. Anda dapat menggunakan sistem A,B, C untuk memberi prioritas pada setiap tugas. A diberikan pada tugas yang harus diselesaikan pada hari itu dan C adalah opsional, sedangkan B penting tetapi tidak sepenting A. Cobalah untuk menyelesaikan semua tugas A sebelum mulai mengerjakan tugas B, dan akhirnya yang C. Cara ini dapat mengurangi tingkat stress karena beban tugas yang cukup banyak.
4. Evaluasi Setiap Jadwal
a. Evaluasi jadwal setiap pagi. Tanyakan pada diri sendiri apakah jadwal hari itu cukup realistis. Tuliskan berapa jam setiap tugas akan diselesaikan. Jika dirasa tidak mungkin diselesaikan, buang beberapa tugas dengan prioritas B dan C dari jadwal
b. Evaluasi jadwal setiap malam. Apakah semua tugas dalam daftar telah diselesaikan? Jika tidak, mengapa? Apakah karena jadwalnya tidak realistis atau manajemen waktunya yang tidak efektif? Apa penyesuaian yang bisa dilakukan agar di lain waktu anda dapat membuat jadwal yang lebih baik?
3.4 Tips memanajemen waktu :
1. Buat rencana harian.
Buat rencana harianmu sebelum dikacaukan dengan agenda-agenda lainnya. Sebaiknya lakukan ini dipagi hari atau malam sebelum kamu tidur. Dengan adanya rencana ini membuat kamu mendapat gambaran besar tentang rencana hari itu kamu mau mengerjakan apa saja.
2. Batasi waktu tiap kerjaan.
Dalam jadwal yang sudah kamu buat tadi, batasi tiap kegiatan dengan detail. Misalnya kamu harus menyelesaikan membaca buku fisiologi bab kardiorespirasi sampai jam 1 siang, terus mengerjakan laporan sampai jam 4 sore, kemudian belajar anatomi sampai jam 8 malam. Dengan begitu, waktu untuk kegiatan-kegiatan lainnya menjadi tidak terpotong oleh kegiatan sebelumnya yang ga bisa kamu kontrol.
3. Gunakan kalender.
Dalam manajemen waktu itu, sebaiknya gunakan kalender untuk mengatur semua daftar kegiatan yang kamu punya, sehingga kamu punya gambaran besar mengenai kegiatan seharian, seminggu atau bahkan sebulan kedepan. Saya pribadi biasanya menggunakan kalender di iPod Touch saya, atau terkadang menggunakan Microsoft Outlook. Teman-teman juga dapat mencoba menggunakan Google Calendar yang dapat diakses dari mana aja, asal masih ada koneksi internet.
4. Gunakan buku kecil atau notes
Tulislah semua daftar kerjaan kamu, proyek, tugas-tugas, dan hal-hal penting yang mendukung jadwalmu seharian.
5. Tahu deadline.
Tentukan kapan kamu harus menyelesaikan tugasmu. Tandai secara jelas dalam kalender atau organizermu.
6. Belajar berkata “Tidak”
Ini memang susah, tapi jika kamu dapat melakukannya, kamu bisa fokus pada hal-hal yang seharusnya kamu lakukan. Jika kamu merasa tidak dapat menghandle nya, katakan tidak.
7. Target lebih awal
Ketika kamu menargetkan tepat waktu, biasanya kerjaan kamu akan selesai tepat waktu atau sedikit telat. Jadi, bagaimana kalau kita menargetkan semua deadline kita lebih awal, sehingga ada waktu toleransi jika telat. Untuk janjian, jadwalkan lebih awal. Untuk sebuah laporan, targetkan selesai sehari sebelumnya.
8. Punya jam yang mudah terlihat.
Terkadang kita begitu larut dengan berbagai kerjaan kita sampai lupa waktu. Maka, sebaiknya letakkan jam yang cukup besar di tempat kita biasa menghabiskan waktu.
9. Atur reminder 15 menit sebelumnya.
Beberapa program kalender memiliki fungsi reminder. Jika kamu punya janjian yang penting, set alarm 15 menit sebelum jadwalnya.
10. Fokus.
Apa kamu mengerjakan banyak hal sekaligus dan tak satupun selesai ? Jika begitu, fokuslah pada satu hal pekerjaan pada satu waktu.
11. Cegah gangguan.
Sering merasa terganggu dengan telepon atau sms yang masuk saat mengerjakan laporan ? Atau perhatian kamu suka teralih dengan twitter dan facebook? Tutup semua jalur-jalur pengganggu itu. Ketika gangguan-gangguan tadi dapat diminimalkan, kamu bisa lebih berkonsentrasi.
12. Catat penggunaan waktumu.
Kalau kamu sedang online, kamu bisa menggunakan EggTimer untuk mencatat waktu online kamu. Jadi kamu akan tahu berapa waktu yang kamu habiskan untuk Facebook, Twitter, dan mengerjakan tugas kuliahmu.
13. Prioritas.
Karena kamu tidak dapat melakukan apapun dalam satu waktu, coba prioritaskan hal terpenting yang harus kamu lakukan
14. Kerjakan tugas-tugas yang setipe dalam satu waktu.
Untuk kerja-kerja yang berhubungan, silahkan kerjakan bersama-sama dalam satu waktu. Misalnya untuk menulis laporan dan belajar. Kamu bisa belajar sambil mengerjakan laporan, karena ketika menulis laporan kamu pasti butuh referensi tambahan. Jadi, bisa sekalian belajar kan ?
15. . Eliminasi pemakan waktumu.
Merasa sangat terbuang waktumu oleh Facebook, Twitter, dan email ? Berikan waktu untuk mengecek akun-akun tadi dalam waktu tertentu, dan patuhi. Tidak setiap saat kamu harus mengeceknya. Coba juga untuk menghilangkan bookmark ke situs-situs tadi.
16. Potong kegiatanmu.
1 alasan kenapa kamu kesulitan mengatur waktu adalah karena kamu tidak memotong kegiatan yang sudah lewat batas waktu. Walaupun itu mengasyikkan, jangan biarkan itu mengganggu kegiatan-kegiatanmu yang lain.
17. Berikan waktu diantara kegiatanmu.
Jangan meletakkan jadwalmu sangat mepet waktunya. Berikan setidaknya 5-10 menit untuk narik nafas dan rehat sebentar. Waktu yang singkat itu bisa juga kamu gunakan untuk mereview tugas sebelumnya dan mempersiapkan diri untuk tugas berikutnya.
KESIMPULAN DAN SARAN
4.1 Kesimpulan
Memenejemen waktu dengan baik adalah hal yang sangat bermanfaat khususnya bagi mahasiswa sebagai penerus perjuangan bangsa, dengan memenejemen waktu dengan baik maka semua persoalan menyangkut waktu yang padat tak akan sukar di rasakan. Telah di sampaikan banyak tips – tips memenejemen waktu pada makalah ini, oleh karena itu patuhilah tips – tipsnya dan jadikan waktu sebagai hal yang sangat berharga seperti ungkapan waktu dalah uang ataupun waktu adalah pedang.
4.2 Saran
Sebagai mahasiswa penerus perjuangan bangsa, hendaknya mulailah dari sekarang untuk bisa memenejemen waktu dengan sebaik mungkin, janganlah waktu dihabiskan untuk hal hal yang kurang bermanfaat, pertimbangkanlah waktu yang ada, jangan sering menunda nunda pekerjaan karena tanpa di sadari waktu sangatlah berharga.
Daftar Pustaka
Dr.Dedi Rianto Rahadi .2010, Manajemen Sumber daya manusia,
Malang : Tunggal mandiri Publishing.
http://id.wikipedia.org/wiki/Menejemen waktu untuk mahasiswa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar